Sabtu, 25 April 2020

SAHABATKU

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم


Sahabatku yang shalih...
Terima Kasih dan Jazakumullahu khair
Sudah menjadi sahabat yang shalih di dunia
Sama-sama saling mengingatkan kampung abadi kita di Surga InsyaaAllah

Kalian tentu ingat kita melangkah bersama ke majelis ilmu
Mengikuti kegiatan sosial bersama
Saling ingatkan agar kuliah sukses sebagai bentuk bakti kepada orang tua

Terlalu banyak kenangan bersama dalam ketaatan

Langkah bersama yang akan menjadi hujjah saling bertanya keberadaan kita di surga
Tentunya akan menjadi kenangan indah saat reuni di surga InsyaaAllah



Foto ini diambil pas hadir kajian di Masjid Istiqlal yang pengisi kajian Syeikh Ali Jaber

Dan yang ini lagi di Mall, selesai hadir di kajian di Bekasi. Ke Mall cuman nyari makan doang hehe 


Nah untuk yang ini waktu hadir kajian di President University yang pengisi kajiannya Muzammil 

Note :
Sahabat yang shalih bisa memberikan syafa'at sahabatnya sehingga akan ditarik ke surga.

Hasan Al-Basri berkata, "Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafa'at pada hari kiamat."




Ketika dicuekin, apakah dibalas cuek?

Pernah gak sih ada temen yang cuek dan tak acuh ke kita?!
Kita mungkin buat salah padanya, sudah minta maaf juga, namun enggan dimaafkan. Atau bahkan kita gatau salahnya apa tiba-tiba dicuekin.

Apakah kita balas dengan cuek juga?
Apa kita tetap sapa dan memberi salam padanya?

Saran saya sih, balasan tindakan jelek setiap orang dengan kebaikan, dengan tetap tegur sapa dan salam.

Coba perhatikan firman Allah Ta'ala berikut, "Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar." (Qur'an Surat. Fushilat :35)

Iya itu memang berat kok,,
Makannya Ibnu Katsir rahimahullah sampai mengatakan, "yang mampu melakukan seperti ini adalah orang yang memiliki kesabaran. Karna membalas orang yang menyakiti kita dengan kebaikan adalah suatu yang berat bagi setiap jiwa."

Semoga nasihat ini bisa kita amalkan saat ada teman yang tiba-tiba nyuekin kita :))


Entah apa jadinya aku tanpa Allah?

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم


Disaat kesulitan melanda, disaat hati telah merasa putus asa, yang diharap hanyalah pertolongan Allah. Kita ini hanyalah seorang yang fakir. Sedangkan Allah adalah Al Ghoniy "Yang Maha Kaya", yang tidak butuh pada segala sesuatu. Bahkan Allah lah tempat bergantung seluruh makhluk.

Allah Ta'ala berfirman :


۞ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ أَنتُمُ ٱلْفُقَرَآءُ إِلَى ٱللَّهِ ۖ وَٱللَّهُ هُوَ ٱلْغَنِىُّ ٱلْحَمِيدُ


"Hai manusia, kamulah yang sangat butuh kepada Allah, dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji." (QS. Fathir : 15)

Dalam ayat yang mulia ini, Allah Ta'ala menerangkan bahwa Dia itu Maha Kaya, tidak butuh sama sekali pada selain Dia. Bahkan seluruh makhluklah yang sangat butuh pada-Nya. Seluruh makhluk lah yang merendahkan diri dihadapan-Nya.

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, "Seluruh makhluk amat butuh pada Allah dalam setiap aktivitasnya, bahkan dalam diam mereka sekalipun. Secara dzat, Allah sungguh tidak butuh pada mereka. Oleh karena itu, Allah katakan bahwa Dia lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji, yaitu Allah-lah yang bersendirian, tidak butuh pada makhluk-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Allah sungguh Maha Terpuji pada apa yang Dia perbuat dan katakan, juga pada apa yang Dia takdirkan dan syari'atkan.

Jadi gimana apa kita masih mau berlaku sombong ?

TIPS KHATAM AL-QUR'AN SELAMA RAMADHAN

سْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Di bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan ini, semua orang berlomba-lomba mencari pahala sebanyak-banyaknya dengan berbagai amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah salah satunya dengan mengkhatamkan Al Quran.
Mayoritas umat muslim yang tengah berpuasa memanfaatkan momentum bulan suci ini, juga Nuzulul Qur’an. Kegiatan seperti tadarus dilakukan agar bisa mengkhatam 30 juz. Tapi jangankan mengkhatam Al Quran berkali-kali, mengkhatam 30 juz satu kali saja butuh niat serta usaha yang besar.
Nah kira-kira bagaimana ya caranya agar bisa mengkhatam 30 juz selama bulan Ramadhan?

1. Selaraskan target dengan kemampuanmu

2. Al Quran itu memiliki 600 halaman, maka bacalah 2 lembar setiap usai sholat
600  halaman : 30 hari = 20 halaman/hari
20 halaman : 5 (waktu sholat fardhu) = 4 halaman (2 lembar)
Nah 2 lembar itu kamu hanya perlu membaca 5-7 menit saja lho.
Satu juz Al Quran versi Madinah Rasm Utsmany terdiri dari 20 halaman yang artinya keseluruhan berjumlah 600 halaman karena dalam Al Quran terdapat 30 juz. Jika bulan Ramadhan berlangsung selama 30 hari, maka kamu bisa mengkhatamnya. Alhamdulillah juga sholat terdiri dari 5 waktu, 20 halaman dibagi 5 sama dengan 4 halaman atau 2 lembar. Jadi kalau bisa membaca 2 lembar usai shalat fardhu, tentunya kamu bisa khatam. Mudah ‘kan?

3.  Kalau merasa sudah jago, kamu bisa juga menyelesaikan 1 juz langsung tiap hari


SELAMAT MENCOBA MERAIH KEMENANGAN TEMAN-TEMAN

Amal Shaleh di Bulan Ramadhan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Ramadhan bukanlah tentang berhenti dari kebiasaan buruk untuk sementara waktu. Ramadhan adalah titik awal untuk menjadi seorang Muslim yang lebih baik dan berusaha untuk terus selamanya menjadi baik.
Bulan Ramadlan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang diturunkan padanya Al Qur’an, bulan yang terdapat padanya malam yang lebih baik dari seribu bulan, dan setiap malamnya Allah Ta’ala memerdekakan hamba-hambaNya dari api Neraka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ صُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ مَرَدَةُ الْجِنِّ ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ ، وَفُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجِنَّانِ فَلَمْ يُغْلَقُ مِنْهَا بَابٌ ، وَنَادَى مُنَادٍ : يَا بَاغِىَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ ، وَيَا بَاغِىَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِوَذَلِكَ كُلُّ لَيْلَةٍ.
“Apabila telah masuk malam pertama dari bulan Ramadlan, setan-setan yaitu jin-jin yang durhaka akan diikat, pintu-pintu Neraka akan dikunci dan tidak satupun pintu yang terbuka. Pintu-pintu surga akan dibuka dan tidak satupun pintu yang terkunci. Dan akan ada yang menyeru, “Wahai orang yang menginginkan kebaikan kemarilah, dan wahai orang yang menginginkan keburukan tahanlah.” Allah memerdekakan hamba-hambaNya dan itu terjadi pada setiap malam.” (HR At Tirmidzi, ibnu Majah dan lainnya).
Adapun amalan yang dapat kita lakukan di bulan Ramadlan adalah:
1. Shaum Ramadlan.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ. رواه البخاري ومسلم
Dari Abu Hurairah ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang berpuasa ramadlan karena iman dan berharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR Bukhari dan Muslim).
Shoum adalah ibadah yang agung di sisi Allah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
“Semua amal anak Adam dilipat gandakan; satu kebaikan ditulis sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Azza wa Jalla berfirman, “Kecuali shoum karena ia untukKu, dan Aku yang akan membalasnya; ia meninggalkan syahwat dan makanannya karenaKu.” Orang yang berpuasa mendapatkan dua kegembiraan: kegembiraan ketika berbuka puasa, dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabbnya. Bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah dari minyak kesturi.” (HR Bukhari dan Muslim dan ini adalah lafadz Muslim).
2. Qiyam ramadlan.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.   رواه البخاري ومسلم
Dari abu Hurairah sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang qiyamulail di bulan ramadlan karena iman dan berharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR Bukhari dan muslim).
3. Tadarus Al Qur’an.
Sebagaimana dalam hadits:
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي شَافِعًا لِأَصْحَابِهِ يَوْمَ الْقِيَامَة
“Bacalah Al Qur’an, sesungguhnya ia akan datang memberikan syafa’at kepada para pembacanya pada hari kiamat.” HR Ahmad[8] dan lainnya.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjanjikan pahala yang besar untuk orang yang membaca Al Qur’an, beliau bersabda:
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرَةِ أَمْثَالِهَا أَمَا إِنِّي لَا أَقُولُ: الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلْفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
“Siapa yang membaca satu huruf dari kitabullah, maka ia mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan tersebut dihitung sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” HR At Tirmidzi[9] dan lainnya.
4. Memperbanyak shodaqoh.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau bertambah kedermawanannya di bulan Ramadlan.
Hadits tersebut memberikan faidah kepada kita bahwa kedermawanan hendaknya lebih di tingkatkan lagi di bulan Ramadlan. Mengapa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lebih meningkatkan kedemawanan di bulan Ramadlan secara khusus?? Al Hafidz ibnu Rajab menyebutkan banyak faidah mengapa demikian. Beliau berkata, “Meningkatnya kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di bulan Ramadlan secara khusus memberikan faidah yang banyak, diantaranya:
Pertama: Bertepatan dengan waktu yang mulia dimana amalan dilipatkan gandakan pahalanya bila bertepatan dengan waktu yang mulia.
Kedua: Membantu orang-orang yang berpuasa, sholat malam, dan berdzikir dalam ketaatan mereka, sehingga orang yang membantu itu mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang dibantu. Sebagaimana orang yang memberikan persiapan perang kepada orang lain mendapat pahala seperti orang yang berperang.

MANUAL RAMADHAN
  • Matikan Tv
  • Makan Secukupnya
  • Gunakan Sosial Media dengan bijak
  • Baca Qur'an sehari-hari
  • Lebih banyak beribadah
  • Tingkatkan Do'a